Minggu, 14 Mei 2017

Chelsea Mulai Tunjukkan Keserakahan


Image: kompas.com

 

Kini Chelsea tengah merayakan  keberhasilannya dalam peraihan gelar juara beberapa saat yang lalu. Chelsea kini tengah memegang gelar sebagai  sang juara pada Liga Premier Inggris musim 2016/17. Kini Antonio Conte menyuarakkan kepada pasukannya agar mereka lebih semangat lagi. Karena sebentar lagi, Conte ingin agar pasukannya bisa memburu gelar juara untuk yang kedua. Atau bisa juga dibilang kejuaraan ganda. Sasarannya kali ini yakni Piala FA dan juga liga lainnya.

 

The Blues kini telah dinobat sebagai sang juara ketika perlawanan yang  kala itu masih berlangsung dengan sengit. Kala itu mereka berhasil mengalahkan West Brom dengan skor akhir 1-0. Pertandingan kala itu dilangsungkan di kandang lawan. Kemenangan Chelsea kala ini tentu sudah cukup untuk meraih gelar juara dan tentu saja mereka berhasil menepikan sang lawan yang kala itu sedang ada di peringkat kedua.

 

Gol tunggal yang dilayangkan oleh salah seorang pemain penyerang asal Belgium, Michy Batshuayi pada menit ke-82 yang secara tidak langsung telah memastikan klub London itu tidak bisa lagi di lewati ketika mereka kala itu telah mengungguli perolehan poin 87, 10 poin lebih banyak dari Spurs.

 

Ini merupakan kejuaraan liga keenam untuk Chelsea, dan Conte kini telah berrhasil mengikut jejak dari Jose Mourinho (2004/05) serta Carlo Ancelotti (2009/10) yang dulu sempat berhasil membawa pasukan itu muncul sebagai juara hanya pada musim pertama di Inggris.

 

Fokus Chelsea setelah ini yakni dengan memburu kejuaraan Piala FA pada 27 Mei nanti yang mana nantinya mereka bakal berhadapan dengan Arsenal dalam final di Stadion Wembley. Kerakusan atau haus akan gelar kini mulai ditunjukkan oleh Chelsea. Mereka kini tengah berupaya sangat keras dalam memperoleh banyak gelar juara untuk musim ini.

 

“Ini adalah musim yang menakjubkan. Ia akan menjadi lebih hebat jika kami menjuarai Piala FA,” kata jurulatih kelahiran Itali itu sejurus tamat perlawanan.

 

Conte juga menegaskan bahwa mereka berhasil menang bukan karena nasib, namun mereka kali ini telah menunjukkan komitmen tinggi mereka, aksi ini merupakan aksi terhebat yang pernah Chelsea lakukan. Dan ini juga berkat kerja keras mereka sepanjang musim ini.

 

“Kemenangan ini untuk pemain saya. Terima kasih kepada mereka atas komitmen, sikap, kesabaran dan keinginan tinggi untuk mencapai sesuatu yang hebat musim ini.

 

“Sekarang waktunya untuk beristirahat sejenak dari musim yang hebat ini sebelum memenangi Piala FA pula,” katanya lagi.

 

Jika mereka nantinya berhasil dalam ajang mengalahkan Arsenal dalam final Piala FA, Conte akan mengikuti jejak Ancelotti yang pernah membawa Chelsea muncul sebagai sang juara ganda pada musim 2009/10.

 

Conte dulu juga sempat membimbing Juventus dan muncul sebagai juara pada serie A sebanyak tida kali. Conte kala itu terpaksa harus memendekkan keberhasilannya setelah ia kala itu ditarik keluar oleh para pemain Chelsea yang mana mereka ingin merayakan keberhasilan bersama sang pelatih itu.


 

Diego Costa, David Luiz dan John Terry dengan wajah riang ‘membawa lari’ Conte ke tengah lapangan, sebelum menjulang bekas pengurus Itali berusia 47 tahun itu.

 

Conte berkata, detik kebangkitan Chelsea di bawah bim­bingannya berawal dari ketika dia mengubah formasi permainan pada awal musim yang menunjukkan mereka mampu bangkit dari permainan yang buruk.

 

“Keputusan itu mengubah nasib kami. Ia terpaksa dilakukan untuk mencari formasi mana yang paling sesuai untuk kami.”

 

“Dalam fikiran saya 3-4-3 adalah pilihan terbaik kerana saya tahu saya ada pemain untuk formasi itu,” tegasnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar